Mostrando entradas con la etiqueta nightmare. Mostrar todas las entradas
Mostrando entradas con la etiqueta nightmare. Mostrar todas las entradas

domingo, 1 de abril de 2018

Berteman dengan Hantu (True Story) Part 14



Berteman dengan Hantu (True Story)
Part 14 - KENYATAAN ASEM PAHIT
by : Sinyoreborn

Dunia ini sungguh membingungken dan penuh akan misteri yang tersembunyi. ane kaga menyangka kalo Non Van de Wiet itu leluhur ane, berarti selama ini ane temenan sama Mbah sendiri dong ? Kenapa baru sekarang ane tahu semuanya ?

Ane merasa seperti dipionken, tidak ada kebetulan yang terus menerus, pasti ini udah diatur dan di skenario'ken. Andai noni bisa tau kalo ane Sinyo, terus mengapa dia bisa tidak tahu kalo ane Cicitnye ? Semacam ada konspirasi terselubung !?

Kira-kira keluarga ane tau gak ya tentang kenyataan ini ? Biar nanti ane tanyaken langsung saja nanti. Ane melangkah hendak pulang, dari Sempur hingga Mancur ane tempuh dengan berjalan kaki. Cukup jauh jaraknya. Lelah ? pasti ! kelelahan ini membuat ane berfikir betapa pahit kenyataan ini.

Kenyataan yang tak bisa ane bantahken, bahwa noni van de wiet yang cantik itu adalah oma buyut ane. Oma buyut ane seorang hantu penasaran.

Setibanya ane dirumah, Non Van de Wiet tersenyum kepada ane. Ane membales senyumnya. Mungkin banyak dari kalian yang bertanya kenapa noni itu ga sekalian ikut sama ane ? Pertanyaan yang bagus.

Alasan noni kaga ikut dengan ane yaitu karena faktor sungai. Noni gak bisa menyebrang sungai. karena sungai merupakan salah satu pembatas alami blok-blok ghaib. Setiap seberang sungai mempunyai kekuasaan masing-masing. Begitu pun laut.

Jangan kalian anggap remen sungai itu, dibalik penampilanya yg tenang namun kadang mematikan.

Pernah kejadian sekitar tahun 2009 ada anak SMP yang tenggelam di kali ciliwung. Emang Berapa meter tenggelamnya ? Cuma 50 cm. Loh kok bisa dua minggu dicari-cari gak ketemu ? Yaiyalah kaga akan bisa ketemu, jasadnya aja dibawa ke alam jin penunggu kali tersebut.

kebetulan rumah ane dan TKP itu jaraknya kaga jauh. Jika rumah ane ada diatas ketinggian, sedangkan kali ciliwung itu ada dibawahnya. Jadi ane selalu update kabar korban tenggelam tersebut.

Ane saksiken langsung saat diadaken ritual pertukaran jasad. Dari pihak keluarga membawa kepala kerbau bule, darah ayam jantan hitam dan sebagainya, lalu semua itu dibuang di TKP. Semacam barter, kepala kerbau tiba-tiba seperti ada yang menarik dari dasar sungai, dan jasad korban tersebut langsung mengapung dengan sendirinya.

Sapaan noni van de wiet memecah konsentrasi ane, dia bertanya kenapa ane daritadi merajuk, apakah ada yang ane pikirkan ? Ane cuma senyum. Ane jadi canggung setelah mengetahui bila noni itu oma buyut ane. Ane takut salah ngomong.

Dia meminta ane untuk menceritakan semua apapun yang terjadi. Ane ragu untuk menceritakan hal yang barusan ane ketahui. Dalam hati ane, noni ini pura-pura gak tau atau emang sama sekali tidak tahu ? Kebingungan melanda diri ane.
Andai noni sudah tau, untuk apa harus bertanya lagi ? lirih hati ane.

Ane melihat jam, 7.25 Pm. Telah masuk ba'da isya, waktunya ane berkomunikasi dengan Tuhan. Hanya Tuhan yang maha tau atas kejadian dbumi dan dilangit. Semua ane serahkan kembali kepada Tuhan yang Maha Esa..

To be Continue.

miércoles, 7 de marzo de 2018

Susuk (True Story) - Part 12


Susuk (True Story)
By Novafhe
Part 12

***


    Saat sedang asik melamun, Aldi akhirnya terbangun.
    Ia memanggilku pelan, aku langsung menghampiri nya.
    Aldi kelihatan seperti orang bingung, ia bertanya apa yg terjadi.
    Aku hanya menyahut kalo Aldi tadi terlihat pusing lalu tiba-tiba tak sadarkan diri, Aldi pun percaya.
    Kuminta Aldi untuk tetap beristirahat di kamar sampai benar-benar enakan.


    Malam hari nya Bella mengirimkan pesan singkat ke HP Aldi.
    Bella mengajak Aldi bertemu besok, aku pun membalas dan mengiyakan permintaaan Bella, ini kesempatanku untuk bertemu Bella dan menyelesaikan ini semua.


    Keesokan harinya, aku bersiap-siap untuk bertemu Bella di sebuah cafe.
    Mungkin Bella belum sadar kalau makhluk kiriman yang ia utus untuk mengikat hati Aldi telah di usir pak ustad.
    Hari ini Aldi masih beristirahat di rumah, kusuruh ia untuk ijin tidak masuk kerja sampai benar-benar merasa enakan.
    Sebelum pergi pun Aldi bertanya aku mau kemana, aku hanya beralasan ingin bertemu teman lama karna ada urusan yang harus di selesaikan.


    Sesampainya di cafe, kulihat Bella sudah duduk menunggu kedatangan Aldi.
    Kuhampiri Bella, ia sedikit terkejut tapi tetap berusaha terlihat tenang dan tersenyum dengan senyum nya yang khas.
    Bella, sebenarnya di dalam hatiku masih saja mengagumi nya. Bella benar-benar cantik dari dulu, tapi kenapa sampai hati berusaha merebut Aldi dari ku.


    Tanpa basa basi aku menanyakan maksud Bella yang terang-terangan mengganggu Aldi.
    Bella hanya tersenyum sinis, dengan santai ia menjawab smua pertanyaanku.
    "Kamu yang jahat Vin, kita kan dari dulu bersahabat, tapi kenapa kamu malah nikah sama Aldi?". "Dari dulu aku menaruh hati pada Aldi, tapi kuurungkan perasaanku, kupendam semua perasaanku karena aku tak mau persahabatan kita rusak!
    Aku rela mengubur perasaanku demi kita, demi persahabatan kita.
    Tapi nyatanya apa? Kamu malah menikah dengan Aldi, apa kamu tidak memikirkan perasaanku saat itu?". "Apa kamu tau, kenapa selama ini aku tidak pernah menerima cinta laki-laki lain? Karena aku memang dari dulu hanya mencintai Aldi, asal kamu tau Aldi dulu pernah nembak aku waktu SMA tapi aku tolak, karena aku gamau persahabatan kita renggang apalagi rusak cuman karena aku mementingkan ego ku!
    Tapi nyatanya kamu yang merusak persahabatan kita". "Kamu vin yg merebut Aldi dari aku, bukan aku yang merebut Aldi, ingat! Bukan aku"
    Suara Bella tiba-tiba bergetar, seperti hendak menangis tapi berusaha di tahan.


    Aku terdiam sesaat,
    Aku sempat merasa tak nyaman dengan perkataan Bella, benarkah aku yg membuatnya terluka hingga ia seperti saat ini?
    Tapi bagaimana pun juga, Bella tidak berhak mengganggu Aldi yang sekarang statusnya adalah suami sah ku,
    Aku pun melanjutkan pembicaraan, aku memohon kepada Bella untuk tidak mengganggu rumah tanggaku lagi.



    Bersambung..

    miércoles, 28 de febrero de 2018

    Susuk (True Story) - Part 3


    Susuk (True Story)
    by Novafhe
    Part 3

    ***
    Saat malam tiba, ku tanyakan kepada Aldi. Kemana dia tadi siang, ia hanya menjawab kerja seperti biasanya.
    Sepertinya Aldi tidak mau jujur kalau tadi siang pergi bersama Bella.
    Saat Aldi mandi, tiba-tiba ada SMS Bella masuk di HP Aldi.
    Sengaja ku buka SMS dari Bella, padahal biasanya aku paling anti membuka apalagi memeriksa HP Aldi, karena aku percaya sepenuhnya pada Aldi, tapi tidak untuk yg satu ini.
    Penasaran menyelimuti pikiranku.

    Di SMS Bella tersebut tertulis "Aku masih kangen kamu Di, malam minggu besok kita keluar ya terserah mau makan, pergi nonton, atau apa ajalah".
    Ahh apa maksud dari SMS Bella ini, cepat-cepat ku hapus SMS Bella sebelum Aldi membaca nya.
    Anggap saja tidak ada SMS yang masuk sama sekali.
    Setelah ku hapus, cepat-cepat ku letakkan kembali HP Aldi di meja.

    Semakin penasaran apa yg sebenarnya terjadi antara Aldi dan Bella saat ini.
    Aku pun bergegas tidur.
    Tiba-tiba jam 1 malam aku terbangun karna Vino menangis meminta susu. Saat hendak menyusui Vino, aku mendengar samar-samar suara Aldi, saat ku intip keluar kamar ternyata Aldi sedang menelpon, ntah siapa lawan bicaranya saat itu.

    Ku coba untuk pelan-pelan menguping pembicaraan Aldi. Terdengar sepertinya janjian untuk pergi nonton malam minggu besok.
    Dan ternyata benar, seperti nya itu memang Bella yang berbicara di telpon dengan Aldi.

    Keesokan harinya, aku pun menelpon Bella dan mengajaknya ketemuan pada saat jam makan siang. Bella pun menyetujui nya.
    Saat bertemu Bella, tanpa basa-basi aku lagsung menanyakan ada hubungan apa antara ia dan Aldi belakangan ini. Bella sempat terkejut, tapi dengan tenang ia menjelaskan tidak ada hubungan apa-apa, sekedar kangen karena sudah bertahun-tahun tidak bertemu Aldi.

    Kangen? Dia kan tau Aldi suamiku.
    Aku sadar kami memang bersahabat dekat dari dulu. Tapi untuk saat ini kalau Bella kangen dengan Aldi aku jadi risih.
    Aku pun memperingatkan Bella, kalau sekarang Aldi adalah suamiku yg sah, di samping itu Aldi juga sudah memiliki anak. Kuharap bella bisa memahami dan menjaga jarak dengan aldi. Bella hanya tersenyum, akupun pamit dan meninggalkan Bella, berharap Bella mau mendengar permintaanku.

    Malam pun tiba, ternyata Aldi tetap pergi keluar malam itu.
    Aldi beralasan di undang rekan kerja nya untuk bertemu sekedar minum kopi. Aku pun sengaja mengijinkannya.
    Kuminta adik sepupuku membuntuti kemana Aldi pergi malam itu.
    Benar saja, Aldi memang pergi bersama Bella malam itu. Mereka pergi makan dan nonton.

    Adik sepupuku pun mengirimkan foto-foto kebersamaan mereka.
    Ada rasa kecewa mendalam di hatiku, tapi aku hanya bisa menangis malam itu.
    Kenapa Aldi, kalau dia memang suka Bella, kenapa Aldi dulu menikahiku, bukan Bella yang memang lebih cantik dari aku?
    Saat sedang menangis, aku di kagetkan dengan tangisan Vino.
    Suaranya nyaring sekali tidak seperti biasanya, cepat-cepat ku angkat Vino dari box tidur nya.
    Tapi Vino tidak mau diam, malah semakin menangis.

    Sedang asik menggendong Vino, tiba-tiba aku di kejutkan lagi dengan suara jendela yg tiba-tiba terhempas dari luar.
    Padahal tidak ada angin dan seingatku, aku sudah menutup semua jendela kamar.
    Sebenarnya aku tidak sempat berpikiran macam-macam kala itu  namun bulu kudukku sempat merinding saat hendak menutup jendela yang terbuka.
    saat menutup jendela sepintas seperti terlihat ada sosok hitam di balik jendela. Namun, lagi-lagi aku tak berprasangka buruk.

    Aku pun memutuskan untuk tidur. Saat terbangun, ku lihat Aldi sudah pulang dan masuk ke kamar mandi yang ada di kamar.
    Kulanjutkan lagi tidurku.
    Tepat pukul 6 pagi aku terbagun, cepat-cepat aku bangun dan menyiapkan sarapan untuk orang di rumah.

    Saat sedang asik memasak, ibuku menegur kemana "Aldi kenapa tidak pulang? Apakah Aldi lembur sehingga semalam tidak pulang?"
    Aku melongo, terlintas di pikiranku "bukannya Aldi tadi malam ada di kamar dan masuk ke kamar mand?
    Lantas siapa yang aku lihat semalam?
    Atau aku hanya bermimpi."

    Bersambung...

    Susuk (True Story) - Part 2


    Susuk (True Story)
    by Novafhe
    Part 2

    ***
    Tapi, untuk kedua kalinya adikku melihat Aldi sedang pergi dengan wanita lain. Aku pun meminta adikku bila bertemu Aldi dengan wanita lain untuk memfoto mereka dari jauh.
    Adikku pun mengiyakan.

    Hari ini tepat 1 bln umur anakku, dan bertepatan juga dengan acara aqiqahan di rumah.
    Banyak saudara, keluarga, teman relasi yang datang.
    Bella pun datang saat itu membawakan banyak sekali kado untuk Vino anakku.

    Namun, ada yang mengganjal pikiranku saat itu.
    Seorang teman kakakku sebut saja dia mas Radit.
    Mas Radit mengatakan kalo ada sesuatu yang ganjil di diri suamiku.
    Ia berkata, ada sosok hitam lengket di badan suamiku.
    Ntah aku kurang paham apa maksud Mas Radit, ingin aku bertanya lebih jauh namun tamu-tamu yg lain memaksaku untuk mengurungkan niat keingintahuanku kali ini.

    Di tambah lagi adikku, ia berkata kalo wanita yg dia lihat beberapa kali jalan dengan suamiku adalah Bella.
    Ia menunjuk Bella, iaa Bella yg ia lihat 2x jalan dan makan bersama Aldi.

    Aku sebenarnya tidak khawatir karena kami bersahabat.
    Mungkin saja saat itu Aldi dan Bella hanya ketemu dan makan biasa. Jadi tak ku ambil pusing apa yg di katakan adikku.
    Di dalam pikiran ku saat ini hanya kata-kata mas Radit yang memang aku tak mengerti apa maksudnya.

    3 hari setelah acara aqiqah tanpa sengaja aku dan adikku bertemu Mas Radit lagi di sebuah swalayan.
    Dengan penuh rasa ingin tahu, ku tanyakan apa maksud perkataan Mas Radit kemarin di rumah.
    Mas Radit pun mengajakku duduk dan minum teh di salah satu kedai pas di samping swalayan.

    Tanpa sabar aku terus menanyakan apa maksud kata-kata Mas Radit.
    Mas Radit pun menjelaskan, kalo ia melihat ada sesosok hitam yang selalu mengikuti kemana pun Aldi pergi, makhluk itu seperti menempel.

    Aku masih kurang paham, Mas Radit menjelaskan kalau mgkin saja Aldi "dikirimi" orang yang tidak suka dengan nya.
    Mas Radit juga bilang, kalau hawa di rumahku tidak nyaman.
    Seperti ada awan hitam yg menyelimuti.
    Mas Radit cuman berpesan 'rajin membaca alquran dan menyuruh Aldi sholat 5 waktu supaya makhluk yang mengikuti itu bisa pergi.'

    Setelah lama bercerita aku dan adikku pun bergegas pamit untuk pulang.
    Akhirnya aku dan Mas Radit berpisah, tapi sebelum itu aku meminta no hp Mas Radit siapa tau sewaktu-waktu aku membutuhkan pertolongannya.
    Saat di jalan pulang, tanpa sengaja aku melihat Bella.
    Ia bersama suamiku Aldi. Mungkin mereka berencana untuk makan siang bersama.

    Dari jauh aku memperhatikan mereka, mereka pergi ke sebuah rumah makan.
    Aku pun mengikuti mereka, namun ada pemandangan yang kurang sedap ku lihat saat itu.
    Saat hendak pulang, Bella mencium pipi kanan kiri Aldi.
    Hal yang tidak pernah sama sekali mereka lakukan sebelumnya.
    Ingin rasanya ku hampiri mereka, tapi ku tahan langkahku. Kalau pun ada sesuatu di antara mereka, aku harus menyelidikinya terlebih dahulu.

    Bersambung...

    Susuk ( True Story) - Part 1


    Susuk (True Story)
    By Novafhe
    Part 1

    ***
    Semua berawal dari persahabatan kami bertiga.
    Sebut saja namaku Vina, serta kedua sahabatku Aldi dan Bella.
    Kami memang sudah bersahabat sejak lama dan selalu bersama-sama hingga kuliah.
    Bella punya perawakan tinggi, rambut panjang, kulit putih, hidung mancung, anak berada dan pintar menyanyi.
    Maka dari itu Bella sampai saat ini tergabung dengan salah satu wedding band di kotaku.
    Bella memang sosok idola di sekolah, banyak pria yg tergila-gila dengan Bella.
    Aldi sendiri anak yang pintar, dari keluarga berada juga, tinggi putih bisa di bilang dia ganteng.
    Aldi lah orang yang pertama kali menegurku saat MOS sekolah dulu.
    Sedangkan aku, hanya anak biasa dari keluarga yg biasa-biasa juga.
    Tidak juga cantik, tapi kemampuan akademikku lumayan. Aku memang yang kurang gaul di antara teman-temanku yang lain.

    Saat ini kami berkuliah di kampus yang sama, namun berbeda jurusan.
    Aku masuk jurusan farmasi, sedangkan Bella dan Aldi masuk jurusan Ekonomi Manajemen.
    Tapi itu tidak menghalangi persahabatan kami, karena di kampus dan di luar kampus kami tetap sering belajar atau berkumpul bersama.
    Namun di pertengahan semester kami harus terpisah dengan Bella. Orang tua Bella di pindah tugaskan ke luar kota. Mau tidak mau Bella pun hrus mengikuti orang tua nya.
    Akan tetapi, walaupun terpisah kami tetap menjalin hubungan baik lewat video call atau sekadar telpon.

    Beberapa tahun berlalu, aku dan Aldi pun akhirnya lulus kuliah.
    Saat itu Aldi langsung di terima bekerja di salah satu bank swasta terbesar di kotaku. Sedangkan aku sendiri saat ini bekerja di salah satu apotek.

    Suatu hari, aku tidak menyangka kejadian ini terjadi di hidupku.
    Ini semua awal dari cerita hidupku yang panjang dan berliku.
    Aldi menyatakan cinta nya kepadaku.
    Aldi mengajakku menikah, bukan lagi berpacaran. Karena menurutnya kami sudah saling kenal satu sama lain, jadi tidak perlu pacaran lagi.
    Sebenarnya, sudah sejak lama aku menyukai Aldi. Namun, aku simpan perasaan itu dalam-dalam karena takut merusak persahabatanku.
    Tapi ternyata perasaanku terbalaskan saat ini.
    Aku yan "biasa-biasa saja" ini bisa menikah dengan pria tampan dan mapan.
    Selang 3 bulan setelah Aldi melamar, kami pun akhirnya menikah.
    Tak lupa pula, kami mengabarkan berita ini ke Bella.
    Namun sayang saat itu Bella sedang berada di luar negeri karena job menyanyi nya. Ia pun hanya mendoakan kami dan mengirimkan bingkisan untuk pernikahan kami.

    Setahun berlalu, aku belum juga di berikan keturunan. Pada saat yg bersamaan Aldi harus di tugaskan ke luar kota untuk waktu yg lumayan lama sekitar dua bulan.
    Mau tidak mau kami LDR, karna aku tidak bisa meninggalkan pekerjaanku.
    Tapi aku senang, karena Aldi mengabarkan disana bertemu Bella yang kebetulan juga sedang dapat job di kota yg sama. Itu artinya ada yang mengawasi dan menemani Aldi di sana.

    Dua bulan berlalu, akhirnya Aldi pun pulang.
    Kami pun kembali menjalankan aktifitas seperti biasanya.

    Tepat di ulang tahunku yang ke 25 tahun, akhirnya aku di berikan hadiah oleh yang Maha Kuasa dengan hasil positif kehamilanku.
    Aldi senang bukan main tau aku hamil, dia pun memanjakanku seperti ratu.
    Semua yg aku mau ia turuti dan ia berikan.
    Tepat 7 bulan kehamilan aku sekeluarga mengadakan pengajian 7 bulanan.
    Saat itu ada Bella di acara 7 bulananku.
    Alhamdulilah dia dapat job di kota kelahirannya untuk waktu yg lumayan lama.
    Kami pun bisa saling bertemu dan berkumpul lagi.

    Namun, kebahagiaan itu mulai berubah saat kehamilanku menginjak usia 9 bulan.
    Aldi sangat sibuk karena di promosikan oleh kantornya untuk naik jabatan. Dia sering pulang malam, kadang harus menginap di kantor.
    Aku pun tak punya teman, untung ada Bella yg kadang menjenguk dan mengajak jalan.
    Saat melahirkan pun Aldi tak ada di sampingku, sebenarnya aku sedih.
    Tapi, aku pendam kesedihan itu agar orang lain tak tahu.

    Suatu hari aku mendapatkan kabar tak enak dari adikku.
    Adikku melihat Aldi sedang jalan bersama seorang wanita dan makan di sebuah cafe.
    Namun aku tetap berprasangka baik, mungkin hanya teman biasa. Karena setauku Aldi orang yang setia dan tidak bisa menyakiti hati perempuan yang di sayanginya.

    Bersambung...

    viernes, 23 de febrero de 2018

    Deeky Dama (Devil Game's)


    Deeky Dama - Dia Akan Mengabulkan Satu Keinginanmu!

    Perhatian!
    Permainan ini hanya untuk hiburan dan pengetahuan semata, tidak dianjurkan untuk dicoba.

    Danger Level = Medium (buat cewek) dan Very High (buat cowok)

    Alat :
    1. Cermin besar minimal 50 X 50cm, kalau bisa tingginya lebih dari semeter.
    2. Kapur untuk menggambar.
    3. Satu atau dua orang teman.

    Cara bermain :
    1. Perhatian bagi para manusia berjenis kelamin pria! Ada kemungkinan ketika melakukan ritual ini, Deeky Dama akan membunuhmu, karena dia terkenal benci banget sama cowok.

    2. Lakukan ritual ini minimal berdua, atau kalau bisa bertiga. Kalau sudah siap, matikan lampu dan berdiri di depan cermin.

    3. Gambar tangga di permukaan cermin dengan kapur, dengan sebuah pintu di ujung tangga teratas.

    4. Katakan enam kali, "Deeky Dama come to me!" (Terjemahan: "Deeky Dama datanglah padaku!")

    5. Kalau berhasil, di cermin akan muncul seorang wanita. Wajahnya bisa super jelek yang bikin kamu ngakak, atau super mengerikan. Siapapun yang keluar, jangan tertawa atau menjerit ketakutan.

    6. Kalau kamu bisa tetap tenang, wanita di cermin akan menanyakan satu permintaanmu. Ingat, jangan meminta lebih dari satu! Deeky Dama tidak suka orang serakah.

    7. Kalau permintaanmu sudah dikabulkan, pecahkan cermin dan buang jauh - jauh.

    8. Kamu hanya bisa melakukan ritual ini dua kali. Lebih dari itu, Deeky Dama akan membunuhmu.

    Creepypasta


    Creepypasta Story (True story)
    Story by : Raka Dian Hemas

    ***
    Diantara kalian pasti ada yg suka creepypasta, aku pribadi suka banget, apa lagi yg jepang. Karena basically, I love Japan. Waktu itu seinget gue hari selasa bulan april tahun lalu. Gue baca banyak creepypasta, dari yg udah gue baca, maupun yg belum. Dari yg bahasa indonesia sampai bahasa inggris.
    Sampai pada akhirnya gue baca 1 cerita yg ditulis di blog (gue lupa blognya), ceritanya bersambung gitu.

    Ceritanya tentang pekerja jepang yg pengen ngeliat hantu dengan cara yg aneh. Berdiri di depan cermin, lalu menghadap kanan, rukuk, dan tolehkan muka ke kiri, ke arah cermin, dilakukan di dalam ruangan gelap dengan hanya diterangi 3 lilin.
    Di dalam cerita, si pekerja itu akhirnya bisa lihat hantu, tapi dia jadi diganggu sama makhluk halus yg jahat. Dan dia mati.
    Ceritanya bagus, gue baca selama kurang lebih seminggu karena update 2 hari sekali.

    Pas di hari terakhir update, gue baca cerita ini jam 2 pagi karena gue pulang nongkrong, selesai shalat isya gue baca part terakhir ceritanya.
    Ceritanya serem beneran (gue basically punya mama dan adek yg indigo, udah sering ikut ruqyah atau kegiatan paranormal lain, bahkan lumayan sering liat makhluk halus, jadi kalau gue bilang serem, artinya beneran serem).

    Terus di akhir cerita ada tulisan gini "cerita ini kisah nyata tahun 2006, apa pun yg terjadi jangan mengikuti hal yg dilakukan tokoh dalam cerita".
    Gue yg basically pecinta horror udah sering banget denger bullshit kayak gini, jadi ya gue nyoba untuk ngelakuin hal yg dilakuin si pekerja itu.
    Gue masuk kamar, matiin lampu, hidupin lilin 3 biji, berdiri depan cermin, menghadap kanan, rukuk, dan menoleh ke sebelah kiri (cermin). Terus gue baca kata-kata (gue gak bisa share kata-katanya karena satu dan lain hal). Pas udah selesai, gak ada yg terjadi.

    So i turn on my light, and walk out of my room.
    Gue duduk di ruang tamu sambil main hape.
    Dan disini semua hal aneh mulai terjadi. Bulu kuduk gue naik, gue merinding, gelisah kayak ada yg ngeliatin, dari lantai dua ada suara kayak angin yg kenceng. Sebelumnya gue udah bilang kalau gue udah lumayan sering liat makhluk halus, jadi gue bukan orang yg mudah takut. Tapi waktu itu beda, semua kerasa seakan-akan ada banyak orang di sekeliling gue, ngeliatin gue.

    Sampai akhirnya gue ngerasa ada yg nyentuh kelingking sebelah kiri tangan gue, rasanya dingin. Seketika gue idupin lampu ruang tamu gue, and i got nothing. Gue ketakutan, gue langsung ambil wudhu dan Al-Qur'an, gue baca, tapi ruang tengah gue seolah-olah makin sempit.

    Sumpah, itu adalah malam terburuk dalam hidup gue.
    Yg makin buat gue aneh, gue udah baca Al-Qur'an kenceng, tapi gak ada seorang pun dr rumah gue yg bangun. Sampai akhirnya gue mutusin untuk bangunin mama gue, and guess what.
    Gue gak bisa bangun, gak bisa bicara, yg gue bisa lakuin cuma ngelirik.

    Lampu ruang tamu gue mati, bukan kayak di tv yg mati tiba-tiba, tapi bisa gue liat saklar gue mendadak gerak sendiri ke arah off.
    Ada yg nyentuh tengkuk gue, ada hembusan angin di telinga kiri gue, ada yg nyentuh lutut gue. Gue pengen nangis, sumpah.
    Tapi tiba-tiba, gue bisa gerak lagi. Tapi gue gak berani ngidupin lampu. Akhirnya gue ambil lilin yg gue pake tadi, gue hidupin tiga-tiganya pake mancis rokok gue.

    Dan akhirnya gue tau kenapa rumah gue kerasa sesak.
    Gue ngeliat sekelompok manusia ada di sekitar gue, dengan muka yg aneh, gak ada kelopak mata, jari tanpa kuku, semuanya ngeliatin gue. Gue kaget, diem, akhirnya gue pingsan.
    Besok paginya mama gue bangunin untuk shalat subuh.
    Dan yg aneh, 3 lilin itu ilang satu dan mama gue nanya "Semalam abang main sama siapa? Rame bgt sampai adek kebangun? Kata adek suara temen abang kayak orang gagu bilang 'makasih raka'. Siapa tuh bang tengah malem?".

    Gue kaget setengah mati, gue cerita ke mama, mama gak tau, mama blg dia blm pernah liat atau tau hal yg kayak gue alamin.
    Sampai sekarang, gue masih bisa ngerasain mereka ada di sekeliling gue, gue masih bisa denger suara gagu mereka, gue masih bisa ngerasain semuanya sampai sekarang.
    Yg gue takutin, nasib gue sama kayak pekerja di cerita itu yg mati karna bunuh diri, karena gak kuat diganggu mereka.

    How To See The Past (Devil Game's)


    Perhatian!
    Permainan ini hanya untuk hiburan dan pengetahuan semata, tidak dianjurkan untuk dicoba.
    Ok silahkan disimak..

    Alat :
    - Siapkan cermin yang cukup besar.
    - Siapkan selembar uang kertas, benang, jarum, mangkuk yang di isi air, dan lilin.

    Cara :
    - Lebih baik dilakukan saat jam 12 malam, karena kamu tidak boleh melakukan apapun yang membawa sial selama seharian penuh (seperti bermain gadget, berbohong, dll). Jam 12 malam lebih aman, karena hari baru saja dimulai lagi.
    - Ambil sedikit darah dari jarimu seperti saat tes darah.
    - Lalu, ikat benang di jari yang telah kamu tusuk, agar darah nya lebih mudah menetes.
    - Biarkan darahnya menetes ke dalam air.
    - Taruh uangnya ke dalam mangkuk berisi air itu.
    - Lalu, taruh lilin diatasnya.
    - Kamu harus duduk di depan cermin dari dekat.
    - Pindahkan lilin dan mangkok itu ke sampingmu dan nyalakan lilinnya.
    - Lipat tanganmu dan mulai berdoa (posisi tangan seperti bertapa).
    - Lalu, putar tanganmu sampai kedua punggung tanganmu bersentuhan.
    - Untuk membuka gerbang dunia lain kamu harus melakukan segalanya terbalik, jadi kamu harus bertepuk tangan dengan punggung tanganmu.
    - Dekatkan wajahmu sampai jaraknya 10 CM dari cermin, sambil menatap matamu sendiri.
    - Ucapkan kata-kata ini dalam hatimu "JIWAKU DI DALAM CERMIN. BUKALAH PINTU KE DUNIA LAIN. TUNJUKKAN MASA LALUKU".
    - Setelah itu tepuk tangan empat kali (dengan punggung tangan).
    - Lalu, dalam beberapa saat kamu akan melihat wajahmu dari masa lalu di dalam cermin.
    - Jika tidak berhasil, ulang lagi mantranya. Sampai ketiga kali juga tidak berhasil, berarti ada yang salah dan kamu harus menghentikan permainannya.
    - Jika sudah berhasil, pintu dimensi lain akan muncul dari cermin dan cepatlah untuk melihat masa lalu yang kamu inginkan. Karena, kegelapan akan segera keluar dari dalam cermin dan akan merasukimu.
    - Jangan sampai kaca itu retak, jika perasaanmu sudah mulai kacau segeralah berhenti.

    Petunjuk akhir :
    Cara menghentikan permainan ini adalah bertepuk tangan secara terbalik, sesuai umurmu. Lalu, cepat nyalakan lampu kembali.

    12 Foto Penampakan Hantu













    Beberapa foto di internet yang diyakini sebagai penampakan hantu.

    Credit : No one cares

    Two Of Me


    Original Story

    ***
    Aku terbangun di suatu malam dan menyadari hal aneh di kamarku. Terdapat sebuah kain-kain berwarna merah di sisi dinding nya. Setelah itu, kulihat sekeliling kamar, beberapa saat semua berubah menjadi berwarna ungu, hal ini membuatku takut untuk beranjak dari ranjang dan pergi keluar kamar. Namun, aku ingin memastikan kalau ini adalah kamarku yang sesungguhnya. Sesaat aku terduduk diam di samping ranjang untuk melihat keanehan yang terjadi, lalu aku bertanya-tanya dalam hati "Apakah aku sedang bermimpi?".

    Tak lama aku memutuskan untuk melihat jam yang berada di ruang tamu, disana menunjukkan pukul 02.00 pagi.
    Kuperhatikan dengan seksama jarum jam itu, ternyata tidak bergerak sedikitpun. Aku berpikir mungkin jam itu sedang habis baterai nya dan belum menghiraukan keanehan itu. Dan belum lama setelah itu, tiba-tiba terdengar suara "BRAKKK!!" dari arah dapur. Aku segera memeriksa nya karena mungkin saja itu maling atau ada benda yang rusak. Namun.., sesampainya di dapur..., aku tidak melihat siapapun, bahkan semua keadaan barang masih kondisi tertata rapih. Keanehan pun mulai terjadi, aku merasa ada sesuatu di rumahku. Rasa takut dan penasaran bercampur sesaat, lalu aku memutuskan untuk kembali tidur. Saat hampir sampai di depan pintu kamar, aku melihat sebuah cermin besar berada di sebelahku. Kuberbalik ke samping sebentar untuk melihat, tapi... begitu kaget dan tidak yakin diriku. Bahwa tidak ada refleksi wujudku di cermin itu.

    Aku berusaha tetap tenang dan coba mengelap cermin itu, untuk memastikan kalau cermin itu mungkin berdebu. Sebanyak 2 kali kubersihkan cermin tapi,,, tetap tidak ada wujudku di cermin itu. Semakin takut dan ngeri, aku cepat-cepat masuk ke kamar. Dan melihat seseorang berada terbaring di atas ranjangku dengan tertutup sebuah selimut berwarna coklat. Jantungku mulai berdegup cepat, rasa takut semakin menyelimuti dan penasaranku pun tak karuan. Akhirnya aku beranikan diri untuk melihat orang itu.,,,,
    Secara perlahan, kubuka selimut nya dari atas kepala. Dan.... saat itu juga keringat dingin mulai membasahi badanku, bukan karena kejadian aneh tadi. Tapi, karena yang kulihat dibalik selimut itu adalah diriku sendiri. Sesaat aku memeriksa seluruh nya, orang itu memang diriku. Aku sentuh dia namun, tanganku menembus badan nya dan dia tidak merespon sedikitpun. Dan akhirnya seluruh kamar berubah menjadi warna merah kembali. Bingung dan takut terus mengikutiku, aku tak tahu bagaimana caranya untuk bangun dari mimpi buruk ini. Sesaat setelah itu,.. sebuah titik sinar kecil keluar dari diriku yang terbaring di ranjang. Aku merasa teehisap ke dalam nya dan pandanganku mulai kabur. Semakin lama,.. aku terjatuh lemas dan tidak sadarkan diri.

    Pagi hari pun muncul, aku akhirnya bangun dari mimpi buruk semalam dan semua nya kembali normal. Tapi masih terdapat pertanyaan di benakku "Jika, kemarin yang berada di ranjang adalah aku, lalu siapa yang bangun dari ranjangku juga?".

    Bertemu dengan Hantu (True Story) Part 15

    Berteman dengan Hantu (True Story) Part 15 - PERTEMUAN PERTAMA DALAM 66 TAHUN by : Sinyoreborn Ane telah menceritaken semua ke Noni Van De W...