viernes, 2 de marzo de 2018

Susuk (True Story) - PART 7


Susuk (True Story)
by Novafhe
Part 7

***
Ternyataaa, tidak ada siapa-siapa di kamar mandi.
Lalu? Siapa yang mengangkatku tadi?
Siapa juga yang mengecup keningku tadi?
Jangan-jangan...
Iyaaa sama seperti yang kalian pikirkan, jangan-jangan makhluk kiriman Bella yang menggangguku.
Aku langsung merinding dan berlari ke tempat tidur.
Kutarik selimutku dan kucoba untuk tidur malam itu walaupun perasaanku bercampur aduk.

Keesokan harinya, aku sudah bertekad untuk mendatangi Aldi ke kantor pada saat jam istirahat.
Iyaa jaga-jaga kalo Aldi tidak pulang lagi malam ini.
Kali ini aku pergi berdua Vino anakku.

Sesampainya di kantor aku pun mencari Aldi, teman-teman kantornya bilang kalo Aldi ada di kantin bawah sedang makan. Aku bergegas kesana, langkahku sempat terhenti, karena ku dapati Aldi sedang duduk berdua dengan Bella.
Bella lagi Bella lagi, tanpa pikir panjang aku langsung menghampiri mereka berdua.

Dengan tenang dan elegan ku tanya Aldi kemana dia semalam.
Dengan santai Aldi menjawab di rumah Bella semalam.
Aku sempat emosi, tapi kuredam emosi itu. Lalu ku tanya kembali apa yang Aldi lakukan hingga tidak pulang kerumah.
Kali ini bella yg menyahut
"Aku kesepian Vin, makanya minta Aldi temenin di rumah, tapi tenang aja kita gak tidur bareng kok, yaa walaupun tidur bareng juga gak apa-apa kan?"
Emosi ku memuncak, rasanya mau ku tampar Bella saat itu.
Ku tarik Aldi, di hadapan Aldi aku pun menangis, menyuruhnya untuk memandang Vino anaknya.
Ku pertegas pada Aldi, kalau memang dia memilih Bella, ceraikan saja aku.

Aku makin menangis, tak ku perdulikan tatapan orang lain.
Aldi terdiam, di peluknya aku saat itu.
Lalu Aldi mengajakku keluar dan mengantarkan aku pulang.
Oh yaa, Bella pun Aldi tinggalkan sendirian di kantin.

Sepanjang jalan, Aldi hanya diam.
Aku hanya bisa berurai air mata, dalam hati aku bertanya cobaan apa sebenarnya yang menimpaku saat ini.
Tiba-tiba Aldi menggenggam tanganku. Aku hanya diam tidak merespon apa-apa.

Sesampainya di rumah, aku langsung masuk kamar.
Aldi menyusulku, tiba-tiba ia memelukku.
Aldi juga memohon maaf dan memintaku untuk tidak meninggalkannya.
Sambil menangis dan memeluk Aldi aku memohon supaya Aldi mau menjauhi bella. Aldi mengiyakan permintaanku saat itu.

Sudah 3 hari ini Aldi selalu pulang kerja tepat waktu.
Tidak pernah pergi malam lagi atau pun sekedar lembur.
Aku senang, mungkin Aldi benar-benar sudah berubah.
Tidak pernah juga kudengar dia bertelpon ria dengan Bella seperti biasanya.
Di rumah ia sibuk bermain dengan Vino seperti sebelum-sebelumnya.

Sebelum tidur Aldi pun mecium keningku, ia pun memelukku sampai aku tertidur.
Dalam hati aku berdoa semoga ini awal kebahagianku.
Akhirnya aku tertidur.
Tapiiiii, di dalam tidur aku bermimpi.
Ada Bella,..
Iya ada Bella di dalam mimpiku, Bella dan makhluk kirimannya itu menarik Aldi dari sisiku.
Bella juga seperti memperingatkan supaya aku tidak macam-macam dengannya.

Sambil tertawa Bella berkata akan merebut Aldi dariku dan anakku.
Aku pun terbangun dari tidur. Ku lihat Aldi masih ada di sampingku sedang tertidur pulas.
Semoga hanya mimpi, tapi mimpi ini membuatku takut.
Aku cinta Aldi, aku tidak mau Bella merebut Aldi dariku.

Sedang asik melamun, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarku.
Mungkin ibu pikirku, karena malam ini Vino memang tidur dengan ibuku, jadi mungkin saja ibu mau mengembalikan Vino kepadaku.
Saat kubuka pintu kamar, tidak ada siapa-siapa di baik pintu.
Tanpa curiga aku pun menutup kembali pintu kamar.
Baru ingin melangkah, pintu kamar kembali di ketuk, pelan-pelan kubuka.

Ternyata saat kubuka, iyaaa makhluk hitam itu ada di balik pintu, ia mencekikku.
Aku seperti terangkat, tidak bisa bernafas, berusaha berteriak tapi tidak bisa.
Semakin lama terasa nafasku semakin habis, apakah aku akan mati malam ini?

Sekuat tenaga aku berusaha mengingat Tuhan, sekuat tenaga aku berusaha membaca doa agar terlepas dari cekikan makhluk ini.
Tapi semakin lama nafasku semakin habis, hingga akhirnya ...

Bersambung ...

No hay comentarios:

Publicar un comentario

Bertemu dengan Hantu (True Story) Part 15

Berteman dengan Hantu (True Story) Part 15 - PERTEMUAN PERTAMA DALAM 66 TAHUN by : Sinyoreborn Ane telah menceritaken semua ke Noni Van De W...